Email, laptop, aplikasi cloud, dan berbagai perangkat kini menjadi bagian dari aktivitas bisnis sehari-hari. Namun, semakin banyak akses dan perangkat yang digunakan, semakin besar pula attack surface yang harus dilindungi perusahaan.
Bagi perusahaan di sektor banking, FSI, manufacturing, hingga retail dan distribution, satu akun yang berhasil dicuri atau satu endpoint yang terinfeksi dapat menimbulkan risiko terhadap data maupun operasional bisnis.
Phishing dapat mencuri kredensial, ransomware dapat mengganggu aktivitas operasional, sementara perangkat yang tidak terlindungi dapat menjadi pintu masuk attacker menuju sistem perusahaan. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan security yang tidak hanya melindungi email, tetapi juga endpoint dan berbagai aktivitas pengguna dalam environment Microsoft 365.
Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan adalah Microsoft Defender, melalui Microsoft Defender for Office 365 dan Microsoft Defender for Endpoint.
.
Key Takeaways
.
Apa Saja Tantangan Perusahaan dalam Menghadapi Ancaman Siber?
Transformasi digital membuat perusahaan semakin bergantung pada email, aplikasi cloud, dan endpoint untuk menjalankan aktivitas bisnis. Di sisi lain, ketergantungan tersebut juga memperluas peluang bagi attacker untuk masuk ke environment perusahaan.
Phishing Semakin Sulit Dideteksi
Phishing tidak selalu terlihat seperti email mencurigakan. Attacker dapat menggunakan nama perusahaan, vendor, partner, bahkan pihak internal untuk membuat email terlihat meyakinkan.
Ransomware yang Menyerang Endpoint
Laptop dan workstation menjadi bagian penting dari aktivitas bisnis. Ketika sebuah endpoint berhasil dikompromikan, attacker dapat mencoba menjalankan malware, mencuri data, hingga menyebarkan ransomware ke sistem lain.
Risiko Akibat Hybrid Working
Karyawan dapat mengakses email, aplikasi, dan data perusahaan dari berbagai lokasi menggunakan laptop, smartphone, maupun perangkat lainnya.
Kurangnya Visibilitas dari Tim Security
Ancaman tidak selalu terjadi hanya pada satu layer. Sebuah serangan dapat dimulai dari email, berlanjut ke pencurian identity, kemudian digunakan untuk mengakses endpoint atau cloud application.
.
Bagaimana Microsoft Defender Menjawab Tantangan Keamanan Siber?
Microsoft Defender menyediakan security capabilities untuk membantu perusahaan melindungi berbagai bagian dari environment Microsoft.
Dalam kebutuhan bisnis, dua komponen yang relevan adalah Microsoft Defender for Office 365 dan Microsoft Defender for Endpoint.
Microsoft Defender for Office 365
Microsoft Defender for Office 365 membantu melindungi email dan collaboration environment dari berbagai ancaman. Perlindungan mencakup:
Dengan demikian, perlindungan tidak hanya berfokus pada inbox, tetapi juga pada collaboration tools yang digunakan karyawan untuk bertukar informasi dan dokumen.
Hal ini membantu perusahaan memperkuat anti phishing Microsoft 365 sekaligus mengurangi risiko dari malicious link, malicious attachment, spoofing, dan impersonation.
Microsoft Defender for Endpoint
Microsoft Defender for Endpoint membantu melindungi endpoint melalui satu platform terpusat. Perlindungan dapat mencakup:
Dengan dukungan lintas platform, perusahaan dapat memiliki pendekatan endpoint security yang lebih konsisten meskipun menggunakan berbagai jenis perangkat.
Kemampuan seperti EDR, Threat & Vulnerability Management, Automated Investigation & Remediation, dan Attack Surface Reduction juga membantu tim security mendeteksi dan merespons ancaman pada endpoint.
.
Baca Juga: Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security
.
Apa Saja Fitur Microsoft Defender untuk Melindungi Bisnis?
Microsoft Defender menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu perusahaan mengurangi risiko security sekaligus mendukung aktivitas tim IT dan security.
Safe Links
Fitur ini membantu mengurangi risiko ketika pengguna menerima email phishing yang mengarahkan mereka ke website berbahaya atau halaman yang digunakan untuk mencuri kredensial.
Safe Attachments
Safe Attachments membantu menganalisis file sebelum digunakan pengguna sehingga perusahaan memiliki lapisan perlindungan tambahan terhadap attachment yang berpotensi berbahaya.
Anti-Phishing Protection
Kemampuan ini relevan untuk mengurangi risiko credential theft, CEO fraud, fake invoice fraud, dan account takeover yang dapat berdampak langsung terhadap bisnis.
Attack Simulation Training
Membantu perusahaan melakukan simulasi serangan phishing untuk mengetahui bagaimana karyawan merespons ancaman. Hasil simulasi dapat digunakan untuk meningkatkan security awareness dan mengurangi risiko human error.
Endpoint Detection and Response
Ketika terdapat indikasi serangan, tim security dapat menggunakan informasi tersebut untuk melakukan investigasi dan menentukan tindakan yang diperlukan.
Threat & Vulnerability Management
Membantu tim security mengidentifikasi kerentanan sehingga perusahaan dapat menentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat risiko.
Automated Investigation & Remediation
Membantu mengurangi pekerjaan manual dengan melakukan proses investigasi dan remediasi secara otomatis sesuai konfigurasi yang diterapkan.
Attack Surface Reduction
Membantu mengurangi jalur serangan yang dapat dimanfaatkan attacker untuk menjalankan aktivitas berbahaya pada endpoint.
Teams, SharePoint, dan OneDrive Protection
Microsoft Defender for Office 365 membantu memperluas perlindungan ke Microsoft Teams, SharePoint, dan OneDrive, sehingga security tidak berhenti pada inbox pengguna.
.
Baca Juga: Tagihan Mahal Bikin Bisnis Rugi? Cek Keunggulan Office 365 License Optimization
.
Bagaimana Microsoft Defender Mendukung Zero Trust Security?
Zero Trust Security menggunakan prinsip Never Trust, Always Verify untuk memastikan setiap user, perangkat, dan akses tetap mendapatkan verifikasi yang sesuai.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika karyawan bekerja dari berbagai lokasi dan menggunakan berbagai perangkat untuk mengakses resource perusahaan.
Microsoft Defender dapat mendukung pendekatan tersebut melalui kombinasi perlindungan terhadap:
Dengan pendekatan tersebut, security team dapat melihat hubungan antara user, email, endpoint, identity, dan cloud applications secara lebih menyeluruh.
Misalnya, serangan dapat dimulai dari email phishing yang digunakan untuk mencuri kredensial. Kredensial tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan akses ke resource perusahaan.
.
Bagaimana Microsoft Defender Membantu Mengurangi Risiko Phishing dan Ransomware?
Perlindungan terhadap phishing dan ransomware membutuhkan beberapa lapisan security. Pada sisi email, Microsoft Defender for Office 365 membantu memeriksa link, attachment, serta pola phishing dan impersonation. Sementara itu, Microsoft Defender for Endpoint membantu memberikan perlindungan pada perangkat yang digunakan karyawan.
Kombinasi keduanya membangun alur perlindungan dari Email ke User ke Endpoint ke Identity selanjutnya ke Cloud Application, sehingga perusahaan dapat mengurangi risiko sejak tahap awal serangan sekaligus meningkatkan visibilitas ketika aktivitas mencurigakan mulai terjadi.
.
Apa Manfaat Microsoft Defender bagi Perusahaan?
Microsoft Defender dapat membantu perusahaan mengurangi risiko security sekaligus mendukung kebutuhan operasional tim IT dan security.
Mengurangi Risiko Credential Theft dan Account Takeover
Perlindungan terhadap phishing, spoofing, dan impersonation membantu mengurangi peluang attacker mendapatkan kredensial pengguna.
Mengurangi Risiko Fake Invoice dan CEO Fraud
Kemampuan anti-phishing dan impersonation protection membantu perusahaan mengidentifikasi pola serangan tersebut sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Meningkatkan Deteksi Ransomware
Microsoft Defender for Endpoint membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan pada endpoint sehingga tim security dapat melakukan investigasi dan respons terhadap potensi ransomware.
Menurunkan Beban Tim IT dan Security
Centralized management serta automated investigation dan remediation membantu mengurangi pekerjaan manual yang harus dilakukan tim security.
Meningkatkan Visibilitas End-to-End
Microsoft Defender membantu menghubungkan konteks antara user, email, endpoint, identity, dan cloud applications.
Mendukung Zero Trust Architecture
Perlindungan email, endpoint, identity, dan akses dapat menjadi bagian dari penerapan Zero Trust Architecture.
.
Bagaimana Microsoft Defender Mendukung Kebutuhan Banking, FSI, Manufacturing, dan Retail?
Kebutuhan security setiap industri memang berbeda. Namun, perusahaan di sektor Banking, FSI, Manufacturing, dan Retail memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap data, user, endpoint, dan aplikasi digital.
Banking dan FSI
Pada banking dan FSI, phishing dapat menjadi risiko karena attacker dapat menargetkan user untuk mendapatkan kredensial atau melakukan account takeover.
Perlindungan email dan identity menjadi penting untuk membantu mengurangi risiko terhadap akses dan data perusahaan.
.
.
Manufacturing
Pada manufacturing, perangkat endpoint menjadi bagian dari aktivitas operasional. Endpoint yang terinfeksi dapat mengganggu pekerjaan maupun akses terhadap sistem yang digunakan perusahaan.
Karena itu, kemampuan endpoint detection, vulnerability management, dan attack surface reduction menjadi relevan untuk membantu mengurangi risiko.
Retail dan Distribution
Perusahaan retail dan distribution dapat memiliki banyak user, perangkat, lokasi, serta aplikasi yang digunakan secara bersamaan.
Kondisi tersebut membuat centralized management dan cross-platform protection menjadi penting untuk membantu menjaga visibilitas security di berbagai environment.
.
Mengapa Memilih Helios Cloud untuk Microsoft Defender?
Implementasi Microsoft Defender tidak hanya berkaitan dengan mengaktifkan fitur security. Perusahaan juga perlu memahami kondisi environment, menentukan kebutuhan perlindungan, serta menyesuaikan konfigurasi dengan kebutuhan bisnis.
Helios Cloud membantu organisasi membangun pendekatan security modern menggunakan Microsoft Defender for Office 365 dan Microsoft Defender for Endpoint.
Dengan pendekatan yang terstruktur, Helios Cloud dapat membantu perusahaan dalam mengevaluasi kebutuhan, merancang pendekatan security, melakukan konfigurasi, hingga mendukung implementasi solusi.
Pendekatan tersebut membantu perusahaan memanfaatkan Microsoft Defender sebagai bagian dari strategi security yang lebih luas, bukan hanya sebagai tools untuk melindungi email atau endpoint.
.
Baca Juga: Legacy Email Jadi Ancaman Bisnis, Saatnya Migrasi Email Microsoft 365
.
Lindungi Email dan Endpoint Perusahaan dengan Microsoft Defender
Phishing dapat dimulai dari satu email. Ransomware dapat dimulai dari satu endpoint. Namun, dampaknya dapat meluas ke user, data, dan operasional perusahaan. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan security yang mampu melihat ancaman secara lebih menyeluruh.
Microsoft Defender for Office 365 membantu melindungi email dan collaboration environment, sementara Microsoft Defender for Endpoint membantu melindungi endpoint melalui satu platform terpusat.
Dengan kombinasi tersebut, perusahaan dapat memperkuat perlindungan terhadap phishing, ransomware, credential theft, dan berbagai ancaman modern sekaligus mendukung penerapan Zero Trust Security.
Jika perusahaan Anda sedang mengevaluasi Microsoft Defender, email security Microsoft 365, endpoint security, ransomware protection, atau penerapan Zero Trust Security, konsultasikan kebutuhan security perusahaan Anda bersama Helios Cloud.
Hubungi Helios Cloud untuk mengetahui bagaimana Microsoft Defender for Office 365 dan Microsoft Defender for Endpoint dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

