{"id":6934,"date":"2026-06-30T18:57:56","date_gmt":"2026-06-30T11:57:56","guid":{"rendered":"https:\/\/cloud.helios.id\/?p=6934"},"modified":"2026-06-30T18:57:56","modified_gmt":"2026-06-30T11:57:56","slug":"cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/","title":{"rendered":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Industri perbankan, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>multifinance<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan asuransi dituntut untuk mengimplementasikan teknologi di berbagai sisi operasional untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan. <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Mobile banking, digital onboarding,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> layanan berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>cloud,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> integrasi API pihak ketiga, hingga pola kerja <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>hybrid <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">memungkinkan institusi keuangan memberikan layanan yang lebih cepatl. Namun, semakin banyak perangkat yang terhubung ke jaringan juga berarti semakin luas permukaan serangan (<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>attack surface<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">) yang harus diamankan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (<\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">BSSN<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">), Indonesia mencatat lebih dari <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">5,5 miliar serangan siber<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\"> sepanjang 2025, melonjak <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">tujuh kali lipat <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">atau sekitar <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">714 persen <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">dibanding rata-rata tahunan period 2020-2024. Sementara itu, <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Verizon Data Breach Investigations Report (DBIR) <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">menunjukkan bahwa pencurian kredensial, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>phishing,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ransomware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> masih menjadi metode serangan yang paling sering dimanfaatkan untuk menembus lingkungan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Di sisi lain, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">kini menjadi target utama para pelaku kejahatan siber. Laptop karyawan, komputer <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>teller, smartphone<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> agen lapangan, hingga tablet yang digunakan untuk melayani nasabah merupakan titik awal yang paling sering dieksploitasi. Ketika satu <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">berhasil dikompromikan, penyerang dapat bergerak secara <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>lateral <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">ke sistem lain, mencuri data sensitif, hingga mengganggu operasional bisnis. Inilah alasan mengapa <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> tidak lagi sekadar antivirus, melainkan menjadi lapisan pertahanan modern.<\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Apa itu Endpoint Security?<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">adalah pendekatan keamanan siber yang dirancang untuk melindungi seluruh perangkat <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang terhubung ke jaringan perusahaan, seperti laptop, PC <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>desktop, server, smartphone,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> tablet, hingga perangkat IoT. Berbeda dengan antivirus konvensional yang berfokus pada pendeteksian <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>signature, endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">modern memanfaatkan kombinasi AI, Machine Learning, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>behavioral analytics<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint Detection and Response <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">(EDR) untuk mengenali, menginvestigasi, dan merespons aktivitas mencurigakan yang belum pernah diketahui sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Setiap <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">merupakan pintu masuk potensial bagi pelaku kejahatan siber. Ketika perangkat digunakan untuk mengakses <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>email,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> aplikasi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>cloud,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> sistem <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>core banking, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">maupun data nasabah, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> menjadi target utama serangan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>phishing, ransomware, credential theft, exploit zero-day,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> hingga<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> berbasis AI yang mampu memodifikasi dirinya agar lolos dari deteksi tradisional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> bekerja dengan melakukan pemantauan aktivitas perangkat secar<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>a real-time,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> menganalisis perilaku aplikasi dan pengguna, mendeteksi anomali, mengisolasi perangkat yang terinfeksi, hingga melakukan remediasi otomatis untuk mencegah penyebaran ancaman ke seluruh jaringan organisasi. <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> memastikan bahwa setiap titik terlindungi, terpantau, dan dapat dikelola secara terpusat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Manajemen terpusat membantu Tim IT memantau ribuan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">hanya dari satu konsol, menerapkan kebijakan keamanan secara konsisten, sekaligus memberikan visibilitas menyeluruh atas status keamanan seluruh perangkat. Untuk memberikan pertahanan berlapis, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">juga terintegrasi dengan infrastruktur keamanan seperti SIEM, dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>firewall.<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Bagi industri keuangan yang mengelola data sensitif dan transaksi bernilai tinggi, endpoint security merupakan fondasi utama strategi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Zero Trust Security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dengan memastikan setiap perangkat yang mengakses sistem perusahaan selalu berada dalam kondisi aman sebelum diberikan hak akses.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Apa Tantangan Keamanan Siber di Sektor Finansial<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Sektor perbankan, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>multifinance<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan asuransi merupakan salah satu industri dengan tingkat risiko siber tertinggi. Digitalisasi layanan yang semakin pesat meningkatkan pengalaman nasabah, namun pada saat yang sama memperluas peluang eksploitasi oleh pelaku kejahatan siber. Organisasi tidak hanya harus melindungi data finansial, tetapi juga menjaga kepatuhan terhadap regulasi serta mempertahankan kepercayaan publik.<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">Beberapa tantangan utama yang dihadapi sektor finansial meliputi<\/span><span style=\"font-size: 9.5pt;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">1. Endpoint Makin Variatif<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Bank dan perusahaan jasa keuangan mengelola ribuan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang terdiri dari laptop karyawan, komputer <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>teller, workstation <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">operasional, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>smartphone,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> tablet, hingga perangkat yang digunakan oleh agen lapangan. Model kerja <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>hybrid<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> memungkinkan sebagian besar perangkat tersebut mengakses sistem perusahaan dari jaringan eksternal sehingga dapat menjadi titik potensial masuknya serangan yang meningkatkan risiko kompromi apabila tidak dilindungi secara konsisten.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">2. Ancaman Siber Makin Canggih\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Pelaku serangan kini memanfaatkan AI untuk mengembangkan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> yang mampu berubah secara dinamis (<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>mutating malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">), membuat<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> phishing<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>deepfake<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, hingga mengeksploitasi kerentanan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>zero-day <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">sebelum tersedia <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>patch <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">keamanan. Di Indonesia, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>deepfake fraud <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">meningkat 550 persen selama lima tahun terakhir , digunakan untuk memalsukan identitas selama verifikasi nasabah bank dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>fintech<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dengan rata-rata kerugian per insiden <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>deepfake <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">sebesar US$250 ribu. Pendekatan berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>signature <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang digunakan antivirus tradisional semakin sulit mendeteksi ancaman jenis ini.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">3. Kepatuhan Regulasi dan Risiko Reputasi\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Institusi keuangan wajib mematuhi berbagai regulasi mengenai keamanan informasi dan perlindungan data nasabah, seperti UU PDP dan Pedoman Keamanan SIber OJK. Kebocoran data erpotensi menimbulkan kerugian finansial dan sanksi regulator, sekaligus menurunkan kepercayaan nasabah. Dalam industri finansial, reputasi merupakan aset yang sangat bernilai.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">4. Alert Fatigue pada Tim Keamanan\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Tim keamanan siber harus memantau ribuan notifikasi setiap hari yang berasal dari berbagai perangkat dan aplikasi keamanan. Banyaknya <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>alert<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dengan tingkat prioritas berbeda membuat proses investigasi menjadi lambat dan meningkatkan kemungkinan ancaman kritis terlewatkan. Kondisi ini dikenal sebagai <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>alert fatigue <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dan menjadi tantangan besar bagi banyak organisasi.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Kenapa Endpoint Security Penting?\u00a0<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6938 aligncenter\" src=\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_-300x205.jpg\" alt=\"Kenapa Endpoint Security Penting\" width=\"568\" height=\"388\" srcset=\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_-300x205.jpg 300w, https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_-1024x700.jpg 1024w, https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_-768x525.jpg 768w, https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_-18x12.jpg 18w, https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Kenapa-Endpoint-Security-Penting_.jpg 1500w\" sizes=\"(max-width: 568px) 100vw, 568px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> merupakan titik masuk awal sebagian besar serangan siber modern. Ketika satu perangkat berhasil dieksploitasi melalui<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> email phishing<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>spear phishing, social engineering, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">aplikasi berbahaya, atau kredensial yang dicuri, penyerang dapat memperoleh akses ke jaringan internal dan melanjutkan serangan ke sistem yang lebih kritis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>Endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> berperan sebagai lapisan pertahanan pertama yang mampu mendeteksi ancaman sejak tahap awal sebelum <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">menyebar ke <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>server,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> aplikasi bisnis, maupun lingkungan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>cloud.<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> Dengan memanfaatkan AI, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>behavioral analytics<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan EDR, solusi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> mampu mengenali aktivitas abnormal yang tidak dapat dideteksi oleh antivirus tradisional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Selain meningkatkan kemampuan deteksi, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> juga mempercepat respons terhadap insiden. Perangkat yang dicurigai terinfeksi dapat langsung diisolasi secara otomatis, proses investigasi dilakukan dengan data forensik yang lengkap, dan remediasi dapat dijalankan tanpa mengganggu operasional bisnis secara signifikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Bagi sektor perbankan, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>multifinance,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dan asuransi, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> memberikan manfaat strategis berupa perlindungan data nasabah, pengurangan risiko <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ransomware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, peningkatan kepatuhan terhadap regulasi keamanan informasi, serta menjaga kontinuitas operasional layanan digital yang menjadi tulang punggung bisnis modern.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Melindungi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> di lingkungan perusahaan modern membutuhkan lebih dari sekadar antivirus. Organisasi memerlukan solusi yang mampu mendeteksi ancaman sejak dini, menganalisis perilaku mencurigakan, serta melakukan respons otomatis sebelum serangan berkembang menjadi insiden yang lebih besar.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Microsoft Defender for Endpoint dari Helios Cloud: Solusi Enterprise Mobility + Security (EMS) Modern untuk Keamanan Endpoint\u00a0<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Helios Cloud<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\"> menghadirkan <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">, solusi <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Enterprise Mobility + Security (EMS)<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\"> berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>cloud <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang dirancang untuk memberikan perlindungan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">kelas<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> enterprise<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">. Didukung Advanced Behavioral Analytics, Machine Learning (ML), dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>threat intelligence<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dari Microsoft, solusi ini mampu mengidentifikasi serangan yang tidak dapat dideteksi oleh pendekatan berbasis <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>signature<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Berbeda dengan antivirus tradisional, Microsoft Defender for Endpoint bekerja pada level Endpoint Detection and Response (EDR). Solusi ini secara terus-menerus memantau aktivitas <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> mengidentifikasi indikasi kompromi, mengisolasi perangkat yang terinfeksi, serta melakukan remediasi otomatis terhadap ancaman seperti<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> ransomware, credential theft, fileless malware,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> hingga <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>zero-day attacks <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">sebelum menyebar ke sistem <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>core banking <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">atau infrastruktur perusahaan. Pendekatan ini menjadi perbedaan fundamental solusi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dibandingkan kompetitor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Terintegrasi dengan ekosistem Microsoft Security, organisasi memperoleh visibilitas menyeluruh terhadap seluruh <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, baik yang berada di kantor, cabang, rumah karyawan, maupun lingkungan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> cloud<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">. Hal ini membantu tim keamanan mendapatkan lapisan keamanan kohesif dan terpadu, mempercepat investigasi sekaligus mengurangi waktu respons terhadap insiden secara signifikan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Fitur Utama Microsoft Defender Endpoint untuk Perlindungan Endpoint Security<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint menghadirkan berbagai kapabilitas keamanan modern yang membantu organisasi membangun pertahanan berlapis terhadap ancaman siber yang terus berkembang dengan berbagai fitur canggih.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Next-Gen Protection\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint memanfaatkan kombinasi AI, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>cloud intelligence, behavioral analysis,<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dan machine learning untuk mendeteksi ancaman secara <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>real-time<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">. Perlindungan ini mampu menghentikan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ransomware <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">sebelum mengenkripsi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>database<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> nasabah, memblokir malware yang belum memiliki <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>signature<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, serta mengidentifikasi aktivitas berbahaya yang berpotensi mengganggu operasional bisnis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Kemampuan ini memberikan perlindungan proaktif terhadap serangan yang terus berevolusi tanpa bergantung pada pembaruan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>signature <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">seperti antivirus konvensional.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Endpoint Detection and Response (EDR)\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint menyediakan kemampuan Endpoint Detection and Response (EDR) yang memungkinkan organisasi mendeteksi, menganalisis, dan menelusuri seluruh rantai serangan secara mendalam. Setiap aktivitas mencurigakan pada perangkat <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>teller, workstation <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">operasional, laptop manajemen, maupun <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>server <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dicatat sebagai <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>telemetry<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> yang dapat digunakan untuk investigasi forensik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Tim SOC dapat mengetahui bagaimana serangan dimulai, teknik yang digunakan penyerang, perangkat yang terdampak, hingga jalur <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>lateral movement <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang dilakukan di dalam jaringan. Dengan visibilitas tersebut, organisasi dapat mempercepat proses investigasi sekaligus mencegah penyebaran serangan ke <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> lainnya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Automated Investigation and Remediation (AIR)<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Salah satu tantangan terbesar bagi tim keamanan adalah tingginya volume<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> alert <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang harus dianalisis setiap hari. Microsoft Defender for Endpoint mengatasi tantangan tersebut melalui fitur Automated Investigation and Remediation (AIR).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Ketika ancaman terdeteksi, sistem secara otomatis mengumpulkan bukti, menganalisis hubungan antarindikator kompromi, menentukan tingkat risiko, kemudian menjalankan tindakan remediasi seperti menghapus <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>file<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> berbahaya, menghentikan proses mencurigakan, mengkarantina perangkat, atau memulihkan perubahan yang disebabkan malware. Otomatisasi ini membantu mengurangi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>alert fatigue, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">mempercepat respons insiden, serta memungkinkan tim IT berfokus pada ancaman dengan prioritas tertinggi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Attack Surface Reduction\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint juga membantu mengurangi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>attack surface <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">organisasi melalui serangkaian kebijakan keamanan yang dirancang untuk membatasi peluang eksploitasi. Alih-alilh menunggu <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">lalu mendeteksinya, fitur ini membatasi teknik dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>vector <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dengan memblokir aplikasi yang tidak dipercaya, mencegah eksekusi macro berbahaya, menghentikan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>script<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> yang mencurigakan, membatasi penggunaan PowerShell untuk aktivitas tidak sah, serta melindungi pengguna dari dokumen <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>phishing <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">maupun <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>file<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> yang mengandung <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Dengan mempersempit ruang gerak penyerang, organisasi dapat mengurangi kemungkinan keberhasilan eksploitasi bahkan sebelum malware berhasil dijalankan pada<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Keempat fitur canggih ini saling terintegrasi untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> endpoint, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">mulai dari pencegahan, deteksi, investigasi, hingga respons otomatis. Pendekatan ini memungkinkan organisasi membangun strategi keamanan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> yang lebih adaptif terhadap ancaman siber modern sekaligus meningkatkan efisiensi operasional tim keamanan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Bagaimana Microsoft Defender for Endpoint Melindungi Operasional Perbankan dan Layanan Keuangan\u00a0<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Setiap institusi keuangan memiliki karakteristik operasional yang berbeda, namun menghadapi tantangan yang sama di mana kewajiban menjaga keamanan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">tanpa mengganggu kelangsungan layanan bisnis. Microsoft Defender for Endpoint membantu organisasi membangun perlindungan proaktif yang mampu mendeteksi ancaman lebih awal sekaligus meminimalkan dampak terhadap operasional. Implementasi Microsoft Defender for Endpoint memberikan berbagai manfaat strategis bagi organisasi, antara lain:<\/span><\/p>\n<div class=\"ul\" style=\"margin: 0;\">\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Meningkatkan perlindungan terhadap <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ransomware, phishing, credential theft<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> zero-day attacks<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Mempercepat deteksi, investigasi, dan respons terhadap insiden keamanan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Mengurangi risiko <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>downtime <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">akibat serangan siber.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Menyederhanakan pengelolaan keamanan endpoint melalui satu platform terpusat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Mendukung kepatuhan terhadap regulasi keamanan informasi dan perlindungan data di sektor jasa keuangan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"li\" style=\"margin: 0;\">\n<div style=\"margin-bottom: 0pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4; margin-left: 36pt;\"><span style=\"display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: initial; font-size: 11pt;\"><span style=\"position: absolute; top: -0.34em; left: 0; font-size: 2em;\">\u2022<\/span>\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">Menjaga kepercayaan nasabah sekaligus melindungi reputasi institusi.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Berikut beberapa <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>use case <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">implementasi Microsoft Defender for Endpoint dalam melindungi BFSI.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Use Case 1: Bank Daerah dan Bank Umum\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Operasional harian <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>teller, customer servic<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">e, maupun staf operasional menggunakan perangkat yang menjadi salah satu target utama serangan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> phishing <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang mencuri kredensial akses ke sistem <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>core banking<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">. Satu klik pada <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>link<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> atau lampiran berbahaya dapat menjadi titik awal penyebaran r<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ansomware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> maupun pencurian data. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint secara otomatis melindungi setiap <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dengan menganalisis aktivitas perangkat, mendeteksi perilaku mencurigakan, mengisolasi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">yang terindikasi terkompromi, dan menghentikan penyebaran ancaman sebelum mencapai sistem inti perbankan. Dengan kemampuan EDR dan Automated Investigation and Remediation (AIR), tim keamanan memperoleh visibilitas lengkap terhadap seluruh proses serangan sekaligus dapat mempercepat proses pemulihan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Use Case 2: Multifinance dan Perusahaan Asuaransi\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Agen lapangan pada perusahaan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>multifinance<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> maupun asuransi sering mengakses aplikasi bisnis melalui laptop, tablet, atau <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>smartphone<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> saat berada di luar kantor. Perangkat tersebut kerap terhubung ke jaringan Wi-Fi publik yang memiliki tingkat risiko keamanan lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint memastikan setiap<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> endpoint <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">tetap terlindungi melalui pemantauan secara <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>real-time<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, deteksi ancaman berbasis AI, perlindungan terhadap <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>ransomware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>malware<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, serta penerapan kebijakan keamanan yang konsisten di seluruh perangkat. Dengan demikian, aktivitas bisnis dapat berlangsung secara aman tanpa mengorbankan produktivitas pengguna.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Mengapa Pilih Helios Cloud untuk Solusi Endpoint Security?<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Keberhasilan implementasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em> endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga pengalaman mitra implementasi dalam memahami kebutuhan bisnis dan regulasi industri. Sebagai <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">mitra resmi Microsoft di Indonesia<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Helios Cloud <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">membantu organisasi mengimplementasikan <\/span><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Microsoft Defender for Endpoint<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\"> secara optimal melalui layanan konsultasi, implementasi, hingga dukungan pasca-<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>deployment<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Didukung<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> oleh <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>engineer<\/em><\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">bersertifikasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> Microsoft, Helios Cloud <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">memiliki<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">pengalaman<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">dalam<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">membantu<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">perbankan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>multifinance<\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>,<\/em><\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">maupun<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">perusahaan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">asuransi<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">membangun<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> strategi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">keamanan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> modern yang <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">sesuai<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">dengan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">kebutuhan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">industri<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">finansial<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">. Tim kami <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">memahami<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">tantangan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">operasional<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">termasuk<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">kebutuhan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">terhadap<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">keamanan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> data, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">kepatuhan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">regulasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">keberlangsungan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">layanan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">bisnis<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">melalui<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">layanan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\"><em>assessment, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">perencanaan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">arsitektur<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">keamanan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">implementasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">konfigurasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">penyusunan<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\"><em>security policy, <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">integrasi<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">dengan<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"> Microsoft Security, <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">hingga<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\"><em>monitoring <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">dan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>technical support <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">setelah<\/span> <span style=\"font-size: 11pt;\">implementasi<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 8pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.4;\"><span style=\"font-size: 11pt;\">Sebagai bagian dari<\/span> <a href=\"https:\/\/www.computradetech.com\/\"><strong><span style=\"text-decoration: underline; color: #467886; font-size: 12pt;\">CTI Group<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 11pt;\">,<\/span><\/strong> <strong><span style=\"font-size: 11pt;\">Helios Cloud <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 11pt;\">menawarkan pendekatan <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>end to end <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">untuk membantu industri BDSI mempercepat implementasi <\/span><span style=\"font-size: 11pt;\"><em>endpoint security <\/em><\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">secara optimal tanpa membebani tim internal. <\/span><span style=\"font-size: 9.5pt;\">J<\/span><span style=\"font-size: 11pt;\">adwalkan konsultasi GRATIS dan demo Microsoft Defender for Endpoint dengan menghubungi <\/span><a href=\"mailto:infocloud@helios.id\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #467886; font-size: 12pt;\">tim kami<\/span><\/a><span style=\"font-size: 11pt;\"> sekarang.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Industri perbankan, multifinance, dan asuransi dituntut untuk mengimplementasikan teknologi di berbagai sisi operasional untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan. Mobile banking, digital onboarding, layanan berbasis cloud, integrasi API pihak ketiga, hingga pola kerja hybrid memungkinkan institusi keuangan memberikan layanan yang lebih cepatl. Namun, semakin banyak perangkat yang terhubung ke jaringan juga berarti semakin luas permukaan serangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":6937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"class_list":["post-6934","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-it-security"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cloud Helios\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-30T11:57:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"816\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"409\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ervina Anggraini\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ervina Anggraini\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ervina Anggraini\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/cd09b697cd12adb0bc42b372499da778\"},\"headline\":\"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security\",\"datePublished\":\"2026-06-30T11:57:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\"},\"wordCount\":1985,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg\",\"articleSection\":[\"IT Security\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\",\"name\":\"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-30T11:57:56+00:00\",\"description\":\"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg\",\"width\":816,\"height\":409,\"caption\":\"Endpoint Security Microsoft\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/\",\"name\":\"Cloud Helios\",\"description\":\"Embrace the future with generative AI, automation, data analytics and advance security protection solutions\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization\",\"name\":\"Cloud Helios\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Logo-Helios-Cloud-white-1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Logo-Helios-Cloud-white-1-1.png\",\"width\":120,\"height\":83,\"caption\":\"Cloud Helios\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/cd09b697cd12adb0bc42b372499da778\",\"name\":\"Ervina Anggraini\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/litespeed\/avatar\/51c9cd5ef50d64e3d9910780ea1da2da.jpg?ver=1784128143\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/litespeed\/avatar\/51c9cd5ef50d64e3d9910780ea1da2da.jpg?ver=1784128143\",\"caption\":\"Ervina Anggraini\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/computradetech.com\"],\"url\":\"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/author\/ervina-anggraini\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios","description":"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios","og_description":"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.","og_url":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/","og_site_name":"Cloud Helios","article_published_time":"2026-06-30T11:57:56+00:00","og_image":[{"width":816,"height":409,"url":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ervina Anggraini","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ervina Anggraini","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/"},"author":{"name":"Ervina Anggraini","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/cd09b697cd12adb0bc42b372499da778"},"headline":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security","datePublished":"2026-06-30T11:57:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/"},"wordCount":1985,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg","articleSection":["IT Security"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/","name":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security - Cloud Helios","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg","datePublished":"2026-06-30T11:57:56+00:00","description":"Pelajari apa itu endpoint security, manfaat, dan mengapa penting sebagai fondasi keamanan siber bagi perusahaan di sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#primaryimage","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg","contentUrl":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/HIN-SEO-Blog-Article-Helios-Cloud-June-2026.jpg","width":816,"height":409,"caption":"Endpoint Security Microsoft"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/cek-alasan-mengapa-perusahaan-bfsi-wajib-miliki-endpoint-security\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/cloud.helios.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cek Alasan Mengapa Perusahaan BFSI Wajib Miliki Endpoint Security"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#website","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/","name":"Cloud Helios","description":"Embrace the future with generative AI, automation, data analytics and advance security protection solutions","publisher":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#organization","name":"Cloud Helios","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Logo-Helios-Cloud-white-1-1.png","contentUrl":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Logo-Helios-Cloud-white-1-1.png","width":120,"height":83,"caption":"Cloud Helios"},"image":{"@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/cd09b697cd12adb0bc42b372499da778","name":"Ervina Anggraini","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/litespeed\/avatar\/51c9cd5ef50d64e3d9910780ea1da2da.jpg?ver=1784128143","contentUrl":"https:\/\/cloud.helios.id\/wp-content\/litespeed\/avatar\/51c9cd5ef50d64e3d9910780ea1da2da.jpg?ver=1784128143","caption":"Ervina Anggraini"},"sameAs":["http:\/\/computradetech.com"],"url":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/blog\/author\/ervina-anggraini\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6934"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6939,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934\/revisions\/6939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloud.helios.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}